Ikuti Kami

Hasyim SE Dorong Perbaikan Jalan KL Yos Sudarso, Minta Truk Bertonase Besar Diawasi Ketat

Kerusakan jalan di kawasan tersebut dinilai membutuhkan penanganan serius.

Hasyim SE Dorong Perbaikan Jalan KL Yos Sudarso, Minta Truk Bertonase Besar Diawasi Ketat
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Hasyim, SE saat diwawancarai wartawan saat meninjau penimbunan jalan di ruas Jln. KL Yos Sudarso mulai dari Simpang Dobi sampai Simpang Titipapan. Tampak mobil truk kontainer lalu lalang di sepanjang jalan tersebut. (Ist)

Medan, Gesuri.id - Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Hasyim SE, mendorong pemerintah segera melakukan perbaikan menyeluruh terhadap Jalan KL Yos Sudarso, khususnya ruas mulai dari Simpang Jalan Dobi hingga Simpang Jalan Titipapan.

Kerusakan jalan di kawasan tersebut dinilai membutuhkan penanganan serius agar tidak terus mengganggu aktivitas masyarakat dan kelancaran arus lalu lintas.

Hal itu disampaikan Hasyim, Jum'at (9/10), saat meninjau kegiatan penimbunan jalan yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat, dikoordinasikan Semesta Merestui bersama PDI Perjuangan. Aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian warga terhadap kondisi jalan yang membutuhkan perhatian dan penanganan segera dari pemerintah.

Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur

Menurut Hasyim, upaya masyarakat patut diapresiasi. Namun, perbaikan jalan dengan mengandalkan swadaya warga tidak boleh menjadi solusi permanen. Pemerintah harus hadir dengan penanganan yang menyeluruh, bukan membiarkan masyarakat terus bergotong royong menambal persoalan infrastruktur yang menjadi tanggung jawab negara.

“Kita minta Kementerian PUPR segera melakukan perbaikan Jalan KL Yos Sudarso, terutama dari Simpang Jalan Dobi sampai Simpang Jalan Titipapan. Penanganannya harus menyeluruh, mulai dari perbaikan drainase, pelebaran jalan hingga pembetonan agar lebih kuat dan mampu menahan beban kendaraan berat,” tegas Hasyim.

Ia menilai, perbaikan badan jalan tidak akan maksimal jika persoalan drainase dibiarkan. Sistem drainase yang baik diperlukan agar aliran air berjalan lancar dan genangan tidak memperparah kerusakan jalan. Karena itu, pembenahan harus dilakukan secara terpadu, bukan sekadar menutup lubang atau menimbun bagian jalan yang rusak.

Hasyim juga menyoroti tingginya aktivitas truk bertonase besar yang melintasi Jalan KL Yos Sudarso. Menurutnya, kendaraan dengan muatan berat perlu diawasi secara ketat karena dapat mempercepat kerusakan jalan, terutama apabila tidak sesuai dengan ketentuan kelas jalan dan batas muatan yang berlaku.

Untuk itu, ia meminta Dinas Perhubungan Sumatera Utara melakukan pengawasan dan penindakan tegas terhadap truk yang melanggar ketentuan. Kendaraan bertonase besar yang memungkinkan dialihkan melalui jalan tol juga perlu diarahkan menggunakan jalur tersebut agar beban lalu lintas di jalan arteri dapat dikurangi.

Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu

Hasyim turut mendorong koordinasi antara Dinas Perhubungan Sumut, Dinas Perhubungan Kota Medan, dan Satlantas Polrestabes Medan untuk melakukan patroli serta pengawasan rutin, terutama pada jam-jam padat lalu lintas. Pengawasan di lapangan dinilai penting agar aturan tidak hanya tertulis di atas kertas, tetapi benar-benar dijalankan.

Menurutnya, persoalan Jalan KL Yos Sudarso tidak cukup diselesaikan dengan perbaikan fisik semata. Diperlukan pengawasan kendaraan, penegakan aturan, dan koordinasi antarlembaga agar jalan yang telah diperbaiki tidak kembali rusak dalam waktu singkat.

“Jangan sampai masyarakat terus menanggung dampak jalan rusak, sementara penanganannya berjalan lambat. Gotong royong warga adalah bukti kepedulian, tetapi pemerintah tetap harus mengambil tanggung jawab. Jalan yang layak dan aman merupakan kebutuhan masyarakat yang harus dipenuhi,” pungkas Hasyim.

Quote