Jakarta, Gesuri.id Anggota Komisi VIII DPR RI, Ansari, menegaskan bahwa peran Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) sangat krusial dalam memastikan jemaah dapat menjalankan seluruh rukun haji dengan benar.
Menurutnya, pendampingan KBIHU tidak hanya mengedukasi tata cara ibadah, tetapi juga menjaga agar seluruh syarat dan rukun haji terpenuhi secara syariat.
Pengalaman saya mendampingi jemaah, peran KBIHU itu sangat luar biasa, terutama bagi jemaah lansia dan yang masih awam. Haji ini ibadah yang harus kita pastikan sah atau tidaknya, ujar Ansari dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VIII DPR RI bersama pengurus KBIHU DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (6/7).
Baca:Ini 5 Kutipan InspiratifGanjarPranowo Tentang Anak Muda
Ansari menjelaskan, kehadiran pembimbing secara melekat dapat meminimalisasi kesalahan fatal yang tidak disadari oleh jemaah. Ia mencontohkan kasus nyata pada musim haji lalu, di mana seorang jemaah yang berusia relatif muda baru menyadari bahwa dirinya melakukan tawaf dalam keadaan tidak suci (berhadas).