Antisipasi Pengangguran Lulusan SMK, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Link and Match Kurikulum Industri

Upaya tersebut dipandang krusial agar lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki daya saing tinggi.
Kamis, 09 Juli 2026 05:55 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Surabaya, Gesuri.id Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, mendesak pemerintah daerah untuk memperkuat ekosistem pendidikan vokasi. Langkah taktis ini dinilai mendesak melalui penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan riil dunia industri, perluasan program magang, sertifikasi kompetensi, serta penguatan kemitraan strategis antara sekolah dan dunia usaha.

Upaya tersebut dipandang krusial agar lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki daya saing tinggi sekaligus terserap secara optimal di pasar kerja nasional.

Renny Pramana memaparkan bahwa penguatan sektor vokasi ini menjadi kebutuhan yang sangat mendesak, terutama seiring dengan proyeksi lonjakan lulusan SMK di Indonesia yang diperkirakan mencapai 1,53 juta orang pada tahun 2026.

Baca:9 Prestasi MenterengGanjarPranowo Selama Menjabat Gubernur

Jangan sampai bonus demografi yang dimiliki Indonesia justru berubah menjadi beban pengangguran. Lulusan SMK harus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi, bukan menambah panjang antrean pencari kerja, tegas Renny di Surabaya, Selasa (7/7/2026).

Baca juga :