Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua Komisi ll DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Jawa Tengah, Aria Bima, buka suara terkait penonaktifan 21.024 warga Kota Solo dari kepesertaan BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tahun 2026.
Ia menegaskan pihaknya akan mempertanyakan kebijakan tersebut dalam forum resmi parlemen.
DPR pasti akan mempertanyakan itu saat rapat kerja dan rapat dengar pendapat. Mungkin tidak hanya Solo, tapi pasti banyak di daerah lain yang tiba-tiba mengalami nonaktif untuk jaminan sosialnya, kata Aria Bima, dikutip Senin (9/2/2026).
Aria Bima menilai DPR perlu mendengar secara langsung dasar dan alasan penonaktifan tersebut. Ia menekankan dari sisi anggaran, tidak terdapat pengurangan alokasi untuk program JKN PBI.
Kalau tentang anggaran tidak ada penurunan. Pasti ada sesuatu yang dipakai kenapa yang terkait dengan penonaktifan kartu tersebut harus menjadi dasar yang tentunya itu adalah sesuatu yang sangat-sangat ditunggu dan diharapkan masyarakat, ucapnya.