Bane Raja Manalu Kritik Strategi Promosi Pariwisata Bintan yang Belum Digarap Serius 

Bane juga menyoroti ketimpangan alokasi anggaran promosi pariwisata nasional yang menurutnya masih terlalu terpusat pada Bali.
Jum'at, 24 Juli 2026 23:51 WIB Jurnalis - Kristin Tambunan

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VII DPR RI, Bane Raja Manalu, mengkritisi strategi promosi pariwisata Bintan yang dinilai belum digarap serius, baik dari sisi konten digital, alokasi anggaran, maupun penguatan identitas khas daerah.

Kritik tersebut disampaikannya saat mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI ke Kabupaten Bintan, Rabu (22/7).

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu meminta Kementerian Pariwisata turun tangan membantu pemerintah daerah membuat video promosi yang sesuai dengan karakter media sosial saat ini. Ia menekankan pentingnya prinsip hook atau daya tarik dalam tiga detik pertama sebuah video agar tidak langsung dilewati penonton di platform seperti Instagram.

Baca:GanjarBangga dengan Kualitas Bahan Aspal Karya Anak Bangsa

Cukup tiga detik orang sudah langsung menentukan, oke atau tidak. Lebih dari tiga detik, tidak menarik, orang akan skip. Itu sebabnya di Instagram perhitungan views-nya juga dilihat dari tiga detik pertama, ujar Bane.

Baca juga :