Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VII DPR RI Banyu Biru Djarot menilai adopsi Generative Artificial Intelligence (Gen AI) dalam industri pariwisata nasional tidak lagi dapat diposisikan sebagai pilihan tambahan, melainkan kebutuhan strategis dalam menghadapi perubahan struktur industri pariwisata global.
Ia menyoroti data global yang menunjukkan mayoritas wisatawan kini mengandalkan teknologi AI dalam menentukan destinasi dan pengalaman wisata yang diinginkan.
Baca:GanjarPranowo Tegaskan Marsinah Lebih Layak
Transformasi digital telah menjadikan Gen AI sebagai arsitek utama dalam personalisasi pengalaman wisata, mulai dari perencanaan perjalanan, pemesanan layanan, hingga pengelolaan hubungan dengan wisatawan, kata Banyu dikutip dari keterangannya di Jakarta, Kamis.
Hal tersebut disampaikan Banyu dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR RI bersama Kementerian Pariwisata.