Jakarta, Gesuri.id Badan Anggaran (Banggar) DPR RI mempertanyakan keabsahan data Kementerian PPN/Bappenas yang mencatat sebanyak 71.744 sekolah menerima bantuan revitalisasi pada 2026.
Anggota Banggar DPR RI, MY Esti Wijayati, menilai angka tersebut perlu diverifikasi ulang karena berbanding jauh dengan data yang selama ini dibahas Komisi X DPR bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Sorotan tajam tersebut disampaikan Esti dalam Rapat Kerja Banggar DPR RI bersama Menteri Keuangan, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Menteri Hukum, dan Pjs. Gubernur Bank Indonesia di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Baca:GanjarBangga dengan Kualitas Bahan Aspal Karya Anak Bangsa
Esti mengungkapkan bahwa berdasarkan pembahasan di Komisi X DPR RI, alokasi anggaran revitalisasi sekolah sebesar Rp14 triliun sebenarnya ditargetkan hanya untuk sekitar 11.000 sekolah. Oleh karena itu, ia mendesak pemerintah untuk menjelaskan dasar pencantuman angka 71.744 sekolah yang dipaparkan Bappenas.