Bupati Endah: Gotong Royong Kekuatan Pembangunan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Gotong royong bukan sekadar kegiatan bersama untuk menyelesaikan pekerjaan.
Sabtu, 12 September 2026 14:00 WIB Jurnalis - Syahrul Arsyad

Jakarta, Gesuri.id - Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menegaskan gotong royong menjadi kekuatan utama pembangunan daerah di tengah keterbatasan anggaran infrastruktur yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam beberapa tahun terakhir.

Hal tersebut disampaikannya saat pelaksanaan Kepyakan Gotong Royong Kapanewon Wonosari Tahun Anggaran 2026, Kamis (10/9/2026).

Gotong royong bukan sekadar kegiatan bersama untuk menyelesaikan pekerjaan, tetapi wujud nyata kepedulian, kebersamaan, dan kesediaan saling membantu demi kepentingan bersama, ujar Endah dalam Kepyakan Gotong Royong Wonosari, Kamis (10/09).

Menurut Endah, semangat gotong royong yang diwariskan para pendiri bangsa masih sangat relevan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan saat ini. Sinergi antara masyarakat, pemerintah kalurahan, TNI, dan Polri dinilai menjadi modal sosial yang sangat berharga bagi Gunungkidul.

Pemkab Gunungkidul juga berencana mengembangkan program gotong royong mulai 2027. Jika selama ini pelaksanaannya berbasis kalurahan, ke depan program tersebut akan diperluas hingga tingkat padukuhan atau dusun.

Baca juga :