Jakarta, Gesuri.id - Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, resmi membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Kapuas Hulu di Aula Kantor Pertanahan Kabupaten Kapuas Hulu.
Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan reforma agraria merupakan program strategis nasional yang tidak hanya bertujuan mewujudkan pemerataan penguasaan dan kepemilikan tanah, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan tanah yang produktif dan berkelanjutan.
Reforma agraria memberikan rasa keadilan bagi masyarakat. Melalui program ini, masyarakat memperoleh kepastian hak atas tanah sehingga memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meningkatkan taraf hidup dan mengembangkan kegiatan ekonomi, ujarnya, dikutip Selasa (28/7/2026).
Rapat koordinasi mengusung tema Sinergitas GTRA: Redistribusi Tanah di Atas Hak Pengelolaan Bank Tanah dan Optimalisasi Potensi TORA untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, Kantor Pertanahan Kabupaten Kapuas Hulu, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pelaksanaan reforma agraria di daerah.
Dalam sambutannya, Fransiskus Diaan menjelaskan bahwa reforma agraria merupakan instrumen penting untuk memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah sekaligus membuka peluang bagi masyarakat dalam mengembangkan kegiatan ekonomi. Menurutnya, program tersebut harus mampu memberikan manfaat nyata melalui pengelolaan lahan yang produktif dan berkelanjutan.