Ikuti Kami

Bupati Fransiskus Diaan Tegaskan Reforma Agraria Memberikan Rasa Keadilan Bagi Masyarakat

Masyarakat memperoleh kepastian hak atas tanah sehingga memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meningkatkan taraf hidup.

Bupati Fransiskus Diaan Tegaskan Reforma Agraria Memberikan Rasa Keadilan Bagi Masyarakat
Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, resmi membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Kapuas Hulu di Aula Kantor Pertanahan Kabupaten Kapuas Hulu, Jumat (24/07/2026).

Jakarta, Gesuri.id - Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, resmi membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Kapuas Hulu di Aula Kantor Pertanahan Kabupaten Kapuas Hulu. 

Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan reforma agraria merupakan program strategis nasional yang tidak hanya bertujuan mewujudkan pemerataan penguasaan dan kepemilikan tanah, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan tanah yang produktif dan berkelanjutan.

"Reforma agraria memberikan rasa keadilan bagi masyarakat. Melalui program ini, masyarakat memperoleh kepastian hak atas tanah sehingga memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meningkatkan taraf hidup dan mengembangkan kegiatan ekonomi," ujarnya, dikutip Selasa (28/7/2026).

Rapat koordinasi mengusung tema "Sinergitas GTRA: Redistribusi Tanah di Atas Hak Pengelolaan Bank Tanah dan Optimalisasi Potensi TORA untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat." Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, Kantor Pertanahan Kabupaten Kapuas Hulu, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pelaksanaan reforma agraria di daerah.

Dalam sambutannya, Fransiskus Diaan menjelaskan bahwa reforma agraria merupakan instrumen penting untuk memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah sekaligus membuka peluang bagi masyarakat dalam mengembangkan kegiatan ekonomi. Menurutnya, program tersebut harus mampu memberikan manfaat nyata melalui pengelolaan lahan yang produktif dan berkelanjutan.

Bupati juga menekankan pentingnya sinergi seluruh anggota Gugus Tugas Reforma Agraria dalam mengoptimalkan potensi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA), termasuk pelaksanaan redistribusi tanah di atas Hak Pengelolaan Bank Tanah. Ia menilai keberhasilan reforma agraria sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor agar setiap program dapat berjalan sesuai ketentuan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Fransiskus Diaan berharap rapat koordinasi tersebut dapat menghasilkan berbagai rekomendasi dan langkah strategis untuk mempercepat penyelesaian persoalan pertanahan di Kabupaten Kapuas Hulu. Selain itu, forum ini juga diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pertanahan yang adil, transparan, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu bersama Kantor Pertanahan Kabupaten Kapuas Hulu dan seluruh unsur Gugus Tugas Reforma Agraria berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan reforma agraria guna menciptakan pemerataan akses terhadap tanah, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Quote