Cegah Bansos "Salah Alamat", BAKN DPR Uji Petik Sistem Data Tunggal di Jatim

Ketidakakuratan data berpotensi menimbulkan inclusion error maupun exclusion error yang berdampak pada penerima manfaat program pemerintah.
Jum'at, 18 September 2026 17:12 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI melakukan uji petik tata kelola Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) serta mekanisme usul dan sanggah di Provinsi Jawa Timur. Kegiatan tersebut dipimpin Ketua BAKN DPR RI Andreas Eddy Susetyo.

Dalam kunjungan kerja tersebut, BAKN menggali masukan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kota Malang, Pemerintah Kabupaten Lumajang, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Kementerian Sosial, Badan Pusat Statistik (BPS), serta Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP).

Andreas menegaskan, akurasi DTSEN menjadi faktor penting untuk memastikan berbagai program pemerintah, termasuk subsidi dan bantuan sosial, dapat disalurkan secara tepat sasaran. Ketidakakuratan data berpotensi menimbulkan inclusion error maupun exclusion error yang berdampak pada penerima manfaat program pemerintah.

Baca:Mengenal SosokGanjarPranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

Ketepatan sasaran penyaluran program pemerintah merupakan salah satu aspek penting dalam mewujudkan efektivitas, efisiensi, dan keadilan dalam pengelolaan keuangan negara, ujar Andreas di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (17/9).

Baca juga :