Ikuti Kami

​Agar LRT Jakarta Nyambung Sampai Dukuh Atas, DPRD Usul Pakai Obligasi dan Danantara

Yuke berharap Pemerintah Pusat dapat memberikan dukungan pembiayaan melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

​Agar LRT Jakarta Nyambung Sampai Dukuh Atas, DPRD Usul Pakai Obligasi dan Danantara
​Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike.

Jakarta, Gesuri.id - Komisi D DPRD DKI Jakarta mendukung skema pembiayaan non-APBD untuk melanjutkan proyek pembangunan LRT Jakarta agar terhubung penuh dengan berbagai moda transportasi publik di ibu kota.

​Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, menyatakan bahwa penerbitan obligasi daerah dapat menjadi salah satu opsi alternatif pembiayaan yang realistis tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). 

Selain itu, ia berharap Pemerintah Pusat dapat memberikan dukungan pembiayaan melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Baca: Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak

​"Pokoknya pembiayaannya non-APBD. Salah satu harapannya dari obligasi. Makanya kami sangat berharap Pemerintah Pusat bisa membantu lewat Danantara," ujar Yuke di Jakarta, Kamis.

​Yuke menegaskan, kepastian pendanaan sangat krusial agar pembangunan LRT tidak mengangkut masalah keterbatasan anggaran di tengah jalan. Menurutnya, konektivitas moda transportasi publik tidak boleh berhenti di satu titik saja, melainkan harus saling terintegrasi hingga ke simpul-simpul utama.

​Ia memproyeksikan integrasi tersebut akan mencakup jaringan LRT, MRT, KRL Commuter Line, Transjakarta, JakLingko, hingga Kereta Cepat Whoosh. Penguatan konektivitas di kawasan strategis seperti Manggarai dan Dukuh Atas diyakini bakal mendongkrak minat warga beralih ke transportasi umum.

​"Kalau semua jalur sudah tersambung, mobilitas masyarakat tentu jauh lebih mudah dan nyaman. Pasti masyarakat lebih memilih naik kereta," tutur Yuke.

Baca: Panen MSP 65 Tembus 12 Ton per Hektare, Ganjar Minta Uji Coba

​Lebih lanjut, Yuke mengaku optimistis target penuntasan rute LRT hingga Dukuh Atas pada 2028 dapat tercapai. Kendati demikian, ia mengingatkan agar pengerjaan rute tidak terhenti hanya sampai di Manggarai.

​Manggarai dinilai memegang peran vital sebagai pusat transit-oriented development (TOD) yang sudah menghubungkan berbagai jalur kereta api, termasuk kereta bandara dan MRT.

​"Stasiun Manggarai itu simpul yang sangat strategis karena jalurnya sudah terkoneksi ke mana-mana. Sekarang tinggal disambungkan dengan LRT. Kami berharap alternatif pembiayaan obligasi disetujui agar pembangunan berjalan lancar," pungkasnya.

Quote