Kotim, Gesuri.id - Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dari Fraksi PDI Perjuangan Rimbun menyoroti ancaman paparan konten negatif, termasuk ekstremisme dan radikalisme, yang menyasar kalangan pelajar.
Ia menilai persoalan tersebut harus ditangani secara serius karena berpotensi mengganggu kondusivitas daerah dan masa depan generasi muda.
Rimbun meminta aparat terkait untuk melakukan pembinaan maupun penindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terindikasi menyebarkan paham radikal, khususnya yang menyasar anak-anak melalui media digital dan permainan daring.
Paparan radikalisme ini tidak boleh dianggap sepele. Aparat harus melakukan pembinaan atau penindakan tegas karena ini juga mengancam kondusivitas daerah, ujarnya, Sabtu (31/1/2026).
Ia menilai, anak-anak kerap menjadi korban karena belum memiliki kemampuan menyaring konten. Menurutnya, banyak pelajar yang terpapar melalui game atau aplikasi digital yang tampak menarik, namun memiliki muatan ideologi tertentu di baliknya.