Jakarta, Gesuri.id Anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto, menegaskan dukungannya terhadap pandangan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo bahwa kebijakan redenominasi rupiah tidak boleh dilakukan sekarang. Ia menyebut pendekatan Bank Indonesia sudah sejalan dengan berbagai kajian akademis dan pengalaman internasional.
Menurut Darmadi, redenominasi bukan sekadar persoalan teknis mengubah angka nol, tetapi perubahan struktur nominal dalam ekonomi yang menyentuh persepsi publik, perilaku harga, kontrak, sistem pembayaran, hingga kredibilitas kebijakan moneter.
Secara akademis, redenominasi itu berdampak pada ekspektasi masyarakat dan stabilitas harga. Jika dilakukan tanpa prasyarat yang kuat, bisa menimbulkan ilusi harga, mispricing, hingga inflasi psikologis. Saya sependapat dengan BI bahwa ini bukan waktunya, ujar Darmadi.
Argumentasi Akademis: Mengapa Redenominasi Belum Tepat?