Djarot Saiful: Moratorium Sawit di Lahan Karhutla Mendesak, Hutan Harus Kembali ke Fungsi Asli

Lahan hutan yang rusak akibat kebakaran harus dipulihkan menjadi ekosistem hutan, bukan dialihfungsikan menjadi perkebunan sawit komersial.
Senin, 02 November 2026 18:01 WIB Jurnalis - Ananda Okctaviani

Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ideologi dan Kaderisasi, Djarot Saiful Hidayat, mendesak pemerintah pusat memberlakukan moratorium atau penghentian sementara penanaman kelapa sawit di kawasan bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ia menegaskan, lahan hutan yang rusak akibat kebakaran harus dipulihkan menjadi ekosistem hutan, bukan justru dialihfungsikan menjadi perkebunan sawit komersial.

Hutan-hutan yang terbakar harus dikembalikan fungsinya menjadi hutan kembali, tidak dijadikan kawasan perkebunan sawit. Ini menjadi peringatan keras bagi kita semua, khususnya pemerintah pusat, agar antisipasi dilakukan lebih dini, ujar Djarot di Banjarbaru, dikutip Senin (2/11/2026).

Desakan tersebut disampaikan Djarot menyusul kebakaran hutan dan lahan yang melahap hingga 1,3 juta hektare kawasan di Indonesia sepanjang tahun ini. Menurutnya, kerusakan lingkungan akibat karhutla harus menjadi perhatian serius pemerintah, terutama dalam menentukan kebijakan pemulihan dan pemanfaatan lahan pascakebakaran.

Pernyataan itu disampaikan Djarot di sela-sela konsolidasi internal DPD PDI Perjuangan Kalimantan Selatan (Kalsel). Kegiatan tersebut difokuskan pada upaya mitigasi krisis lingkungan, mulai dari penanganan karhutla, kekeringan, hingga ancaman banjir menjelang peralihan musim.

Baca juga :