DPRD Barut Soroti Banjir di RSUD Muara Taweh 

Denny menilai air yang tergenang itu bias menimbulkan masalah baru, terlebih genangan tersebut terjadi di rumah sakit.
Jum'at, 05 Oktober 2018 15:00 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Muara Taweh, Gesuri.id - Anggota Komisi I DPRD Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah Fraksi PDI Perjuangan Denny Hermanto Sumarna angkat bicara atas tergenangnya (banjir) pada beberapa ruangan di RSUD Muara Teweh.

Denny menilai air yang tergenang itu bias menimbulkan masalah baru, terlebih genangan tersebut terjadi di rumah sakit.

Baca:Wali Kota Risma Lirik PembangunanRumah SakitWisata

Terutama yang kita takutkan, bila banjir, ada pembuangan limbah RSUD yang sangat berbahaya bisa mengakibatkan pencemaran lingkungan atau mungkin gatal-gatal pada pasien dan keluarga yang menemani saat rawat inap, ujarnya, Kamis (4/10).

Guna mencegah hal tersebut, pria yang biasa disapa Liping ini menyarankan, instansi terkait dan Dinas PUPR Kabupaten Barut segera merencanakan dan melaksanakan penganggaran saluran drainase dalam APBD murni 2019, sehingga ada drainase baru.

Baca juga :