Ikuti Kami

Bantu Aktifkan BPJS Warga yang Menunggak, Rita Nurini dan Relawan Perjuangan Demokrasi Tuai Apresiasi

Helena menceritakan bahwa putrinya harus dilarikan ke IGD Rumah Sakit Sumber Waras oleh rekan-rekan kampusnya.

Bantu Aktifkan BPJS Warga yang Menunggak, Rita Nurini dan Relawan Perjuangan Demokrasi Tuai Apresiasi
Wakil Ketua Bidang Pendidikan & Kebudayaan DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, Rita Nurini.

Tangerang, Gesuri.id  – Rasa syukur mendalam terpancar dari wajah Helena, warga Kota Tangerang, setelah kartu BPJS Kesehatan anaknya yang sempat nonaktif berhasil diaktifkan kembali. 

Hal ini terwujud berkat bantuan cepat dari bersama Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Kota Tangerang, Senin (22/2).

Helena menceritakan bahwa putrinya harus dilarikan ke IGD Rumah Sakit Sumber Waras oleh rekan-rekan kampusnya. Namun, di tengah kepanikan tersebut, ia mendapati status BPJS anaknya nonaktif akibat tunggakan iuran selama beberapa bulan. Kondisi ini membuatnya gusar, mengingat biaya rawat inap diperkirakan mencapai Rp10 juta hingga Rp15 juta.

Baca: Ganjar Tegaskan Pemuda Harus Benar-benar Siap 

"Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih atas bantuan Ibu Rita Nurini serta Relawan Perjuangan Demokrasi. Saya tidak tahu harus berbuat apa jika tidak ada mereka," ujar Helena dengan mata berkaca-kaca.

Kisah bermula saat Helena menghubungi pihak relawan pada pukul 02.00 WIB dini hari dalam kondisi bingung. Atas saran Petrus Herman, salah satu relawan, Helena kemudian berkoordinasi dengan Rita Nurini pada pagi harinya.

Meski dalam kondisi lelah setelah menjaga putrinya semalaman, harapan Helena membuahkan hasil. Proses aktivasi yang biasanya memakan waktu berhari-hari, berhasil diselesaikan dalam waktu singkat sehingga sang anak bisa mendapatkan perawatan tanpa terkendala biaya.

Kecepatan proses ini bahkan sempat membuat pihak rumah sakit terheran-heran. 

"Kok cepat sekali ya, Bu? Tidak sampai satu hari sudah aktif," ujar Helena menirukan ucapan petugas rumah sakit.

Menanggapi hal tersebut, Rita Nurini mengingatkan seluruh kader untuk selalu peka terhadap kesulitan rakyat. Ia menegaskan bahwa kader partai harus hadir di tengah masyarakat karena mereka lahir dari "rahim rakyat".

"Kita wajib melaksanakan tugas dan kewajiban dengan sebaik-baiknya, namun jangan pernah terikat pada hasil atau pujian. Fokuslah pada tindakan nyata," tegas Rita.

Rita juga menekankan pentingnya filosofi Dharma dalam melayani masyarakat:

1. Fokus pada Tindakan: Melakukan kewajiban dengan maksimal.

2. Ikhlas Tanpa Pamrih: Bekerja tanpa motivasi keuntungan pribadi atau sekadar pencitraan.

3. Ketulusan Hati: Melepaskan keterikatan pada hasil agar terhindar dari rasa kecewa dan tetap konsisten berbuat baik.

Baca: Ganjar Tekankan Kepemimpinan Strategis 

Senada dengan Rita, Petrus Herman dari Relawan Perjuangan Demokrasi menyatakan bahwa aksi ini merupakan bagian dari komitmen mereka untuk mendampingi masyarakat kurang mampu.

​"Kami hanya ingin membantu kesulitan yang dihadapi Ibu Helena. Semoga putrinya cepat sembuh dan bisa kembali beraktivitas normal," pungkas Petrus.

Quote