DPRD Kota Semarang Soroti Kebocoran dari Penerimaan Parkir

Sektor parkir umum sebenarnya menjadi primadona untuk meningkatkan PAD,
Sabtu, 30 Juni 2018 14:19 WIB Jurnalis - Elva Nurrul Prastiwi

Semarang, Gesuri.id - Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi menyebutkan sektor parkir umum sebenarnya menjadi primadona untuk meningkatkan PAD, tetapi kebocoran dari penerimaan retribusi membuat tidak mencapai target PAD.

Ia mencontohkan target PAD dari parkir umum yang ditargetkan sebesar Rp4 miliar pada 2017 ternyata tidak tercapai karena hanya mampu menyumbang PAD sebesar Rp2,5 miliar.

Baca:DPRD Kota Manado Ingatkan Larangan Pungutan Liar

Politikus PDI Perjuangan itu mengusulkan sistem parkir berlangganan untuk memutus mata rantai kebocoran penerimaan retribusi parkir, mulai juru parkir, pemilik lahan parkir, hingga petugas penarik retribusi.

Kalau parkir berlangganan diberlakukan, saya optimistis PAD dari sektor parkir umum bisa mencapai Rp20 miliar dalam setahun. Realisasinya, sekarang ini kebocorannya kan masih besar, katanya di Semarang, Jumat (29/6).

Baca juga :