Jakarta, Gesuri.id Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk membuka data kasus keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara transparan dan diperbarui secara berkala (real-time).
Keterbukaan informasi ini dinilai krusial sebagai langkah edukasi sekaligus meningkatkan kewaspadaan seluruh pemangku kepentingan.
Edy menegaskan, data kasus keracunan tidak boleh disembunyikan. Keterbukaan publik justru menjadi bahan evaluasi bersama untuk memperkuat sistem pencegahan dan pengawasan.
Baca:9 Prestasi MenterengGanjarPranowo Selama Menjabat Gubernur
Jadi kalau menurut saya ini tidak perlu disembunyikan, dibuka saja. Justru nanti akan memberikan kesadaran bagi semua pemangku kepentingan agar sama-sama mencegah terjadinya keracunan, ujar Edy dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IX DPR RI bersama BGN dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (17/9).