Ekspansi Kelapa Sawit, Negara Harus Pertahankan Jumlah Cakupan Hutan di Satu Sisi

Pilihan masyarakat untuk beralih dari tanaman karet ke sawit tidak bisa semata-mata dilihat sebagai tindakan yang salah.
Selasa, 20 Oktober 2026 20:00 WIB Jurnalis - Syahrul Arsyad

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Giri Ramanda Kiemas, menyoroti ketimpangan nilai ekonomi antara tanaman sawit dan komoditas lain seperti karet yang dinilai turut mendorong terjadinya alih fungsi hutan. Menurutnya, masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan cenderung memilih tanaman dengan nilai ekonomi lebih tinggi, sehingga keberadaan sawit menjadi semakin dominan.

Tanaman karet dengan tanaman sawit, itu yang menguntungkan tanaman sawit artinya orang-orang yang hidup di hutan berbondong-bondong menebang pohon karet mereka menanam sawit, dan ini melakukan alih fungsi di satu sisi, negara harus mempertahankan jumlah cakupan hutan kita di satu sisi, masyarakat butuh makan yang jadi masalah, ada ketimpangan dari satu tanaman komersial dengan tanaman yang lain, kata Giri Ramanda dikutip dari akun Istagram Banteng Senayan Selasa (20/10/2026).

Giri menjelaskan, pilihan masyarakat untuk beralih dari tanaman karet ke sawit tidak bisa semata-mata dilihat sebagai tindakan yang salah. Menurutnya, keputusan tersebut berkaitan erat dengan kebutuhan ekonomi masyarakat yang ingin memperoleh penghasilan lebih baik dari lahan yang mereka kelola.

Contoh, tanaman karet dengan tanaman sawit, itu yang menguntungkan tanaman sawit artinya orang-orang yang hidup di hutan berbondong-bondong menebang pohon karet mereka menanam sawit, dan ini melakukan alih fungsi apakah salah mereka? nggak salah, karena melihat nilai ekonomis yang lebih besar, ujarnya.

Karena itu, Giri menilai persoalan tersebut perlu dilihat dari sisi kebijakan dan keseimbangan ekonomi. Masyarakat yang tinggal di wilayah hutan perlu diberikan pemahaman bahwa kawasan hutan harus tetap dijaga, tetapi pada saat yang sama tanaman yang dapat dikembangkan di kawasan tersebut juga harus memiliki nilai ekonomi yang memadai.

Baca juga :