El Nino Panjang, Joune Ganda Siapkan Antisipasi Ancaman Krisis Air Bersih

Joune Ganda: Kita sedang mengaktifkan atau melakukan perbaikan-perbaikan irigasi.
Rabu, 19 Agustus 2026 18:00 WIB Jurnalis - Syahrul Arsyad

Jakarta, Gesuri.id - Bupati Minahasa Utara (Minut), Joune Ganda, menegaskan Pemerintah Kabupaten Minut mulai menyiapkan berbagai langkah antisipasi menghadapi ancaman krisis air bersih akibat kemarau panjang yang dipicu fenomena El Nino. Pemerintah tidak ingin menunggu hingga kondisi kekeringan semakin parah sebelum mengambil tindakan.

Pertama, saat ini dari bulan lalu kita sudah melakukan langkah-langkah antisipasi. Kita sedang mengaktifkan atau melakukan perbaikan-perbaikan irigasi, ujar Joune Ganda.

Pernyataan tersebut disampaikan Joune Ganda usai rapat koordinasi penetapan status siaga darurat bencana kekeringan dan kebakaran hutan/lahan di Kabupaten Minahasa Utara, Selasa (18/8/2026). Dalam kesempatan itu, Bupati didampingi Wakil Bupati Kevin William Lotulung.

Menurut Joune, langkah antisipasi perlu dilakukan sejak dini karena berdasarkan laporan BMKG, kondisi El Nino diperkirakan berlangsung cukup panjang hingga awal 2027. Selain memperbaiki jaringan irigasi, Pemkab Minut juga mulai menyiapkan pembangunan sumur bor di sejumlah titik yang berpotensi mengalami kesulitan air.

Kita akan mendapatkan bantuan juga dari pemerintah pusat, katanya.

Baca juga :