Elvi Diana CFP Harap Masuknya Juda Agung dan Thomas Djiwandono Tingkatkan Kinerja OJK

Juda Agung adalah Wakil Menteri Keuangan, sementara Thomas Djiwandono merupakan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Kamis, 26 Maret 2026 20:15 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Kader PDI Perjuangan yang juga Konsultan dan Perencana Keuangan, Elvi Diana CFP, menyampaikan harapannya agar masuknya Juda Agung dan Thomas Djiwandono dalam jajaran Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja lembaga tersebut.

Sebagaimana diketahui, Juda Agung adalah Wakil Menteri Keuangan, sementara Thomas Djiwandono merupakan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) yang sebelumnya juga memiliki latar belakang sebagai politisi Partai Gerindra. Keduanya kini dipercaya menjadi Anggota Dewan Komisioner OJK secara ex-officio.

Menurut Elvi, latar belakang dan pengalaman yang dimiliki oleh Juda Agung dan Thomas Djiwandono menjadi modal penting dalam memperkuat fungsi dan peran OJK ke depan.

OJK membutuhkan figur yang memiliki pemahaman mendalam terhadap sistem keuangan, baik dari sisi fiskal maupun moneter. Dengan pengalaman yang dimiliki oleh Juda Agung dan Thomas Djiwandono, saya berharap kinerja OJK dapat semakin optimal, ujar Elvi dalam keterangannya, Kamis (26/3/2026).

Anggota Bidang Ekonomi Badan Analisa, Riset dan Kebijakan Pusat DPP PDI Perjuangan itu mengingatkan bahwa OJK merupakan lembaga negara independen yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011, dengan mandat untuk mengatur, mengawasi, memeriksa, serta menyidik seluruh kegiatan di sektor jasa keuangan.

Oleh karena itu, ia menilai penting bagi seluruh anggota Dewan Komisioner, termasuk yang berasal dari unsur ex-officio, untuk tetap menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugasnya.

Meninjau latar belakangnya, saya berharap keduanya mampu untuk mendorong peningkatan kualitas pengawasan dan stabilitas sektor jasa keuangan. Ini tentu menjadi harapan bersama bagi pelaku industri maupun masyarakat, tambahnya.

Elvi juga menekankan bahwa sinergi antara OJK, Kementerian Keuangan, dan Bank Indonesia harus terus diperkuat guna menghadapi berbagai tantangan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun global.

Dengan komposisi baru ini, Elvi berharap OJK mampu semakin adaptif, responsif, dan kredibel dalam menjalankan perannya sebagai pengawas sektor jasa keuangan di Indonesia.

Baca juga :