Pekanbaru, Gesuri.id - Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru dari fraksi PDI Perjuangan, Zakri Fajar Triyanto, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk lebih serius menertibkan keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) yang masih marak beraktivitas di sejumlah persimpangan jalan menjelang Idulfitri.
Gepeng ini termasuk pekat yang harus ditangani secara serius. Tidak bisa hanya sekadar penertiban sesaat. Pemerintah perlu menyiapkan program pembinaan dan pemberdayaan agar mereka tidak kembali turun ke jalan, ujar Zakri, Minggu (8/3/2026).
Zakri menilai hingga saat ini masih banyak gepeng yang beraktivitas di sejumlah titik lampu merah di Kota Pekanbaru. Beberapa lokasi yang menjadi sorotannya antara lain simpang SKA, simpang Soekarno HattaArifin Ahmad, simpang Arengka, serta sejumlah persimpangan lainnya.
Menurutnya, keberadaan gepeng merupakan bagian dari penyakit masyarakat (pekat) yang perlu ditangani secara serius oleh pemerintah daerah agar tidak terus berulang.
Ia menjelaskan bahwa berbagai modus dilakukan para gepeng untuk mendapatkan uang dari pengguna jalan. Selain berpura-pura membersihkan kaca kendaraan, ada pula yang membawa anak kecil, menjual tisu, hingga menggunakan berbagai cara lain untuk menarik simpati pengendara.