Jakarta, Gesuri.id - Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan akhirnya mengeluarkan instruksi resmi menyikapi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi hampir sepekan terakhir di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu. Senin (23/2/2026)
Kelangkaan tersebut berdampak pada melonjaknya harga BBM jenis JBKP (Pertalite) dan JBT (Solar) di kios pengecer, khususnya di kawasan Putussibau dan sekitarnya.
Tingginya harga BBM di tingkat pengecer dipicu oleh terganggunya distribusi akibat faktor alam.
Pendangkalan Sungai Kapuas menyebabkan kapal tongkang pengangkut BBM tidak dapat bersandar di Depot Fuel Terminal Sintang.
Akibatnya, pengambilan dan pengangkutan BBM harus dilakukan dari Pontianak dengan waktu pengisian serta perjalanan yang lebih lama.