Fuad Benardi Tegaskan KEK Harus Jadi Jawaban Nyata Entaskan Kemiskinan Struktural di Jatim

Fuad menyoroti realitas di lapangan, di mana profesi seperti pengemudi ojek online (ojol) hingga pekerja harian lepas terus bertambah.
Jum'at, 19 Juni 2026 07:54 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Masifnya ketergantungan masyarakat terhadap sektor informal menjadi potret rapuhnya jaminan kesejahteraan tenaga kerja saat ini.

Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jawa Timur, Fuad Benardi, menegaskan bahwa momentum ekspansi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) harus menjadi jawaban nyata untuk mengentaskan kemiskinan struktural tersebut.

Fuad menyoroti realitas di lapangan, di mana profesi seperti pengemudi ojek online (ojol) hingga pekerja harian lepas terus bertambah.

Meski menjadi tumpuan ekonomi keluarga, sektor ini dinilai rentan karena skema pengupahan yang tidak pasti dan ketiadaan jaminan kerja layaknya buruh pabrik.

Memang saya sadar bahwa sekarang koalisi perekonomian Indonesia itu banyak sekali masyarakat itu yang masih bergantung kepada sektor informal, terang putra sulung mantan menteri sosial Tri Rismaharini tersebut, Rabu (17/6/2026).

Baca juga :