Ikuti Kami

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Penanganan Trauma Healing Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II

Pendampingan psikologis dinilai vital menjadi bagian utama dari penanganan pascabencana untuk mencegah trauma berkepanjangan.

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Penanganan Trauma Healing Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II
​Anggota Komisi E DPRD Jatim dari Fraksi PDI Perjuangan, Indriani Yulia Mariska,

​Surabaya, Gesuri.id— Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta pemerintah tidak hanya berfokus pada evakuasi dan penyelamatan fisik korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep. 

Pendampingan psikologis dinilai vital menjadi bagian utama dari penanganan pascabencana untuk mencegah trauma berkepanjangan pada para penyintas.

​Anggota Komisi E DPRD Jatim dari Fraksi PDI Perjuangan, Indriani Yulia Mariska, menegaskan bahwa pengalaman mencekam melompat ke laut, melihat kobaran api, hingga kehilangan sanak saudara berpotensi menimbulkan luka batin yang serius jika tidak segera ditangani.

Baca: Empat Keberhasilan Ganjar Pranowo Selama Menjadi Gubernur

​"Bayangkan seseorang yang harus melompat ke laut untuk menyelamatkan diri, menyaksikan kobaran api, bahkan kehilangan anggota keluarganya dalam hitungan menit. Pengalaman seperti itu tidak mudah dilupakan. Negara wajib memastikan mereka tidak berjuang sendirian menghadapi luka batin tersebut," ujar Indriani, Selasa (4/8).

​Legislator asal Daerah Pemilihan Madura tersebut mendorong kolaborasi lintas level pemerintah—mulai dari pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota—untuk menyediakan layanan psikososial secara menyeluruh bagi seluruh penyintas yang berasal dari berbagai daerah.

​Indriani memaparkan, penanganan psikologis yang lambat berisiko memicu gangguan mental berat seperti Acute Stress Disorder (ASD), Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD), kecemasan berlebih, hingga depresi.

​Menurutnya, layanan pendampingan tidak hanya krusial bagi penumpang, tetapi juga untuk armada kapal, personel SAR, tenaga medis, dan relawan yang terpapar tekanan emosional tinggi selama operasi kemanusiaan.

​Sebagai langkah konkret, Fraksi PDI Perjuangan mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan beberapa tindakan strategis:

- ​Menghadirkan layanan Psychological First Aid (PFA) di setiap posko pengungsian dan rumah sakit rujukan.

- ​Membentuk Tim Trauma Healing Terpadu yang melibatkan psikolog, psikiater, pekerja sosial, dan relawan secara berkelanjutan.

- ​Mengoptimalkan fungsi puskesmas, rumah sakit, dan psikolog klinis di bawah Dinas Kesehatan Jatim untuk melakukan asesmen serta konseling terintegrasi.

Baca: Ini 3 Faktor yang Membuat Ganjar Pranowo Menjadi Capres Terkuat!

​"Keberhasilan penanganan bencana tidak hanya diukur dari jumlah korban yang selamat, tetapi juga seberapa besar negara mampu mengembalikan semangat hidup mereka," tegas Indriani.

​Data Terbaru Evakuasi Korban

​Berdasarkan pembaruan data Tim SAR Gabungan, total korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa II yang berhasil dievakuasi mencapai 238 orang. Dari jumlah tersebut, 233 orang dinyatakan selamat dan lima orang meninggal dunia.

​Kepala Operasi Kantor Basarnas Surabaya, Didit Arie Ristandy, menyampaikan bahwa sebanyak 62 penumpang saat ini berada di atas KN Masalembo menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Petugas masih terus melakukan verifikasi identitas korban guna mencocokkan laporan awal operator kapal dengan manifes resmi penumpang.

Quote