Sleman, Gesuri.id Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengajak generasi muda untuk terus mencintai budaya lokal dan merawat warisan sejarah bangsa. Hal tersebut disampaikannya di hadapan ratusan siswa dan guru pada Puncak
Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di Lapangan Garuda Mandala, Kompleks Candi Prambanan, Rabu.
Acara yang diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Sleman ini mengusung tema Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan. Kegiatan ini diikuti oleh 380 siswa dan 54 guru pendamping dari 27 SMP/MTs se-Kabupaten Sleman.
Suasana peringatan berlangsung hangat dan akrab. Berkonsep lesehan bersama para siswa, Danang mengingatkan pentingnya menjaga pemahaman akar sejarah agar tidak tergerus zaman. Ia sempat menyentil fenomena anak muda saat ini yang dinilai lebih akrab dengan budaya pop luar negeri ketimbang peninggalan sejarah lokal.
Baca:Kisah UnikGanjarPranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
Generasi muda saat ini kerap enggan saat diajak mendalami sejarah, tetapi begitu antusias ketika membahas budaya populer seperti drama Korea. Ini tentu perlu kita benahi bersama. Jika ingin mewariskan keagungan budaya bangsa, kita harus lebih sering membagikan kisah-kisah sejarah, ujar Danang.