Jakarta, Gesuri.id Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dr. Harris Turino, menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus diposisikan sebagai instrumen strategis untuk kesejahteraan rakyat, bukan sekadar instrumen pencatatan keuangan.
Hal tersebut disampaikannya saat menanggapi pidato Presiden mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027.
APBN bukan sekadar buku kas negara, melainkan alat perjuangan bangsa. Kita memerlukan APBN yang tidak hanya sehat di atas kertas, tetapi hidup di tengah masyarakat dan menghadirkan rasa keadilan, ujar Harris dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/5/2026).
Baca:Mengenal SosokGanjarPranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
Harris mengapresiasi target pertumbuhan ekonomi yang dipasang pada angka 5,8 hingga 6,5 persen, serta target penurunan angka kemiskinan menjadi 6,0 sampai 6,5 persen. Kendati demikian, ia mengingatkan pemerintah untuk tetap berpijak pada realitas ekonomi di lapangan.