Hasto: 600 Doktor Pernah Merumuskan Cetak Biru Bangsa, BRIN Harus Kaji Mana yang Masih Relevan

Dari City of Intellect hingga Kasus Petani Aceh, PDI Perjuangan Soroti Nasib Inovasi Rakyat di Hari Pancasila.
Senin, 01 Juni 2026 14:40 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mendorong Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama perguruan tinggi untuk mengkaji kembali Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencanacetak biru pembangunan yang dirancang pada era Soekarnosebagai referensi menyusun arah pembangunan masa depan Indonesia.

Dorongan ini disampaikan Hasto dalam pidatonya pada peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di halaman Masjid At Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026).

Menurut Hasto, visi geopolitik Bung Karno menempatkan Indonesia sebagai negara terkuat di Samudra Hindia dan pintu gerbang masa depan dunia di Pasifik. Visi itu dijabarkan melalui Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana yang disusun oleh lebih dari 600 doktor dari berbagai disiplin ilmu.

Baca:GanjarAjak Kader Banteng NTB Selalu Introspeksi Diri

Baca juga :