Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania menegaskan kasus child grooming yang menimpa Aurelie Moeremans memperlihatkan jika negara belum hadir lindungi perempuan-anak.
Menurut Ina, jika kasus pada Aurelia membuka kembali pertanyaan besar, apakah sistem perlindungan anak dan korban kekerasan seksual di Indonesia berjalan efektif? Apakah negara hadir sejak awal, bukan setelah viral? kata Ina Ammania di Jakarta, Kamis (15/1).
Sebagaimana diketahui belakangan ini ramai pemberitaan pengalaman traumatis aktris sekaligus penulis Aurelie Moeremans menjadi korban child grooming ketika masih anak-anak. Ia membagikan pengalamannya tersebut melalui tulisan dan buku.
Baca:GanjarPranowo Tekankan Pentingnya Kritik
Child grooming, istilah untuk perbuatan manipulatif yang dilakukan orang dewasa terhadap anak atau remaja dengan tujuan membangun kepercayaan dan mengendalikan mereka, biasanya untuk tujuan kekerasan atau eksploitasi seksual.