Jakarta, Gesuri.id – Anggota DPRD Kabupaten Tangerang sekaligus Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang, Hugo S. Franata, memberikan perhatian serius terhadap langkah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang menyegel bangunan milik Yayasan POUK Thesalonika di Desa Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluknaga.
Hugo menekankan bahwa fungsi pengawasan DPRD adalah memastikan setiap tindakan pemerintah daerah tidak hanya tertib secara administratif, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan keberagaman sesuai napas Pancasila.
Berikut adalah empat poin utama pernyataan Dr. Hugo S. Franata terkait situasi tersebut:
1. Tegakkan Aturan, Lindungi Hak Dasar
Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
Hugo mengapresiasi langkah persuasif yang diambil Satpol PP dan Forkopimcam guna mencegah konflik horizontal. Namun, ia mengingatkan bahwa persoalan izin bangunan dan hak beribadah adalah dua hal berbeda yang harus disikapi secara bijak.
"Sebagai praktisi hukum dan wakil rakyat, saya memahami setiap bangunan wajib memiliki izin demi ketertiban sosial. Namun, kebebasan beribadah adalah hak konstitusional yang dijamin Pasal 29 ayat (2) UUD 1945. Hukum harus tegak, tetapi hak ibadah tidak boleh terhenti hanya karena kendala administratif," tegas Dr. Hugo.
2. Solusi Pemerintah Harus Permanen dan Visioner
Terkait inisiatif Camat Teluknaga yang menyediakan aula kantor bersama sebagai tempat ibadah sementara bagi jemaat POUK Thesalonika, Dr. Hugo memberikan apresiasi. Meski demikian, ia mendorong adanya solusi jangka panjang.
"Fasilitasi aula adalah langkah darurat yang baik agar ibadah Jumat Agung dan Paskah tetap berjalan. Namun, Pemkab Tangerang dan FKUB harus aktif mendampingi proses perizinan yayasan tersebut hingga tuntas agar ada kepastian hukum yang permanen," tambahnya.
3. Ajakan Menjaga Kondusivitas melalui Dialog
Sebagai tokoh politik, Hugo mengimbau masyarakat Teluknaga agar tetap tenang dan tidak terprovokasi isu yang memecah belah.
Ia meminta semua pihak mengedepankan musyawarah.
Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
"Kabupaten Tangerang adalah rumah besar bagi semua golongan. Saya meminta Satpol PP terus mengedepankan pendekatan humanis. Jangan sampai penertiban administrasi justru meninggalkan luka sosial di tengah masyarakat," ujarnya.
4. Komitmen Pengawasan Fraksi PDI Perjuangan
Hugo memastikan bahwa dirinya melalui fraksi di DPRD akan terus mengawal kasus ini hingga mencapai titik temu yang adil.
"Tugas kami adalah memastikan pemerintah hadir sebagai penengah yang adil. Kami akan terus memantau perkembangan di lapangan guna menjamin kedamaian batin setiap warga Kabupaten Tangerang tetap terjaga," pungkasnya.

















































































