Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Edi Purwanto, menyoroti dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mengganggu ribuan penerbangan di sejumlah wilayah Indonesia.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan karhutla bukan lagi sebatas persoalan lingkungan, melainkan telah berdampak langsung terhadap keselamatan penerbangan, mobilitas masyarakat, hingga aktivitas perekonomian.
Karhutla bukan hanya persoalan asap dan lingkungan, tetapi saat ini juga menyangkut keselamatan penerbangan, mobilitas masyarakat, dan tanggung jawab pemerintah, ujar Edi, Rabu (14/10/2026).
Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, sebanyak 1.813 penerbangan terdampak karhutla sepanjang 11 Agustus hingga 12 Oktober 2026. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan dengan 1.673 penerbangan yang sebelumnya tercatat hingga 9 Oktober 2026.
Gangguan penerbangan terjadi akibat kabut asap yang menyebabkan berkurangnya jarak pandang, terutama di sejumlah bandara di wilayah Kalimantan, Sumatera, dan Papua.