Karhutla Sumatera, Edi Purwanto Desak BMKG Terus Lakukan Inovasi-Inovasi Modifikasi Cuaca

“Gambut ini nggak gampang. Bapak bikin OMC, hujan satu jam, itu tidak bisa langsung memadamkan."
Sabtu, 12 September 2026 10:00 WIB Jurnalis - Syahrul Arsyad

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Edi Purwanto, mendesak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meningkatkan langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali menjadi ancaman serius di sejumlah wilayah Indonesia.

Desakan itu disampaikan Edi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Sekretaris Utama BMKG dan BASARNAS, dikutip Jumat (11/9/2026).

Edi secara khusus menyoroti kondisi lahan gambut di sejumlah wilayah Sumatera, seperti Jambi, Riau, dan Sumatera Selatan. Menurutnya, karakteristik gambut membuat penanganan karhutla jauh lebih sulit dibandingkan kebakaran di lahan biasa.

Ia menilai upaya pemadaman tidak bisa hanya mengandalkan hujan hasil Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Hujan yang turun dalam waktu singkat belum tentu mampu menjangkau dan membasahi lapisan gambut yang menyimpan bara api di bawah permukaan.

Gambut ini nggak gampang. Bapak bikin OMC, hujan satu jam, itu tidak bisa langsung memadamkan. Artinya, ikhtiarnya harus ekstra. Bagaimana bisa dilakukan inovasi-inovasi modifikasi cuaca ini supaya bisa lebih tahan lama, tegas Edi.

Baca juga :