Landak, Gesuri.id Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, menginstruksikan agar rencana pemberian layanan pendidikan kesetaraan bagi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) segera direalisasikan.
Ia menegaskan, hambatan administrasi dan birokrasi tidak boleh menghalangi pemenuhan hak dasar pendidikan para warga binaan.
Baca:Kisah PerjuanganGanjardari Mahasiswa Sampai Jadi Capres
Langkah ini merespons temuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak yang mencatat sebanyak 199 warga binaan di wilayah tersebut belum menamatkan pendidikan tingkat dasar (SD).
Pemerintah Daerah (Pemda) Landak berencana memfasilitasi mereka melalui program pendidikan kesetaraan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).