Karolin Pastikan GPM Jadi Bagian Untuk Kendalikan Inflasi & Stabilisasi Harga Pangan di Landak

Gerakan Pasar Murah Landak difokuskan untuk menjaga ketersediaan pasokan dan kestabilan harga bahan pokok selama tahun 2026.
Selasa, 24 Februari 2026 23:59 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Gerakan Pasar Murah Landak 2026 kembali digelar oleh Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, di Desa Sebadu, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Selasa (24/02/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi dan stabilisasi harga pangan di daerah tersebut.

Baca:GanjarMinta Dana Pemda yang Mengendap di Perbankan

Gerakan Pasar Murah Landak difokuskan untuk menjaga ketersediaan pasokan dan kestabilan harga bahan pokok selama tahun 2026, khususnya di wilayah Kecamatan Mandor. Pemerintah Kabupaten Landak menilai langkah ini penting untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah bahan pokok dijual kepada masyarakat, antara lain beras SPHP, minyak goreng, gula pasir, bawang putih, bawang merah, mentega, tepung terigu, susu kental manis, telur ayam, serta gas LPG 3 kilogram. Komoditas tersebut merupakan kebutuhan utama rumah tangga yang berpengaruh langsung terhadap daya beli masyarakat.

Baca juga :