Jakarta, Gesuri.id - Bupati Landak, Karolin Margret Natasa mengakui bahwa akses jalan antarwilayah, khususnya di pedalaman, menjadi tantangan yang membutuhkan perhatian.
Warga di sejumlah kecamatan menyuarakan kebutuhan akses jalan yang lebih layak, terutama di wilayah yang menjadi sentra produksi pertanian dan perkebunan.
Infrastruktur yang memadai dinilai penting untuk memperlancar distribusi hasil panen sekaligus menekan biaya transportasi.
Baca:GanjarTegaskan Pemuda Harus Benar-benar Siap
Data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Landak menunjukkan bahwa pembangunan jalan tetap berjalan melalui berbagai skema, mulai dari peningkatan struktur jalan, rehabilitasi ruas rusak, hingga pemeliharaan berkala.