Ikuti Kami

Syaifuddin Zuhri Segera Nahkodai DPRD Surabaya, Fokus Kawal APBD 2026

Sinergi Antarfraksi: Mengutamakan kolaborasi antarpartai demi kepentingan warga Surabaya.

Syaifuddin Zuhri Segera Nahkodai DPRD Surabaya, Fokus Kawal APBD 2026
Politisi senior PDI Perjuangan, Syaifuddin Zuhri.

Surabaya, Gesuri.id – Politisi senior PDI Perjuangan, Syaifuddin Zuhri, dipastikan segera menjabat sebagai ketua DPRD Kota Surabaya definitif. 

Kepastian ini disampaikan secara resmi dalam rapat paripurna DPRD Surabaya yang digelar Senin (27/4).

Meskipun secara administrasi masih menunggu pengesahan, Syaifuddin menegaskan bahwa posisi tersebut sudah final di tingkat partai.

Baca: Strategi Ganjar Pranowo untuk Hubungkan Langsung Dunia

"Secara de facto posisi ini sudah jelas. Saat ini kami hanya tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) resmi dari Gubernur Jawa Timur secara de jure sebagai dasar hukum pelantikan," ungkap Syaifuddin.

Rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan telah turun dan diteruskan melalui struktur partai hingga ke meja pimpinan DPRD Surabaya. Tahapan selanjutnya adalah pengucapan sumpah dan janji jabatan yang akan dijadwalkan dalam paripurna mendatang.

"SK Gubernur itu nantinya menjadi dasar untuk diparipurnakan melalui pengucapan sumpah dan janji jabatan," tambahnya.

Meski proses administrasi tengah berjalan, pria yang kini masih menjabat sebagai Sekretaris Komisi A ini menyatakan kesiapannya untuk langsung tancap gas. Menurutnya, fokus utama ke depan bukanlah penyusunan anggaran, melainkan pengawasan ketat terhadap eksekusi program.

Optimalisasi Fungsi DPRD: Menjalankan fungsi legislasi (perda), anggaran, dan pengawasan.
Kawal APBD 2026: Mengingat anggaran 2026 sudah disahkan sejak Desember 2025, dewan akan fokus memastikan dana rakyat terserap secara maksimal dan tepat sasaran. Sinergi Antarfraksi: Mengutamakan kolaborasi antarpartai demi kepentingan warga Surabaya.

"Sekarang bukan lagi pembahasan APBD, tapi bagaimana memastikan program-program tahun 2026 berjalan maksimal sesuai keputusan yang diambil. Yang utama adalah sinergi atas nama rakyat," tegasnya.

Selain posisi ketua, transisi kepemimpinan ini juga membawa perubahan pada susunan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di internal Fraksi PDI Perjuangan. 

Syaifuddin membocorkan bahwa pihaknya telah menyiapkan komposisi baru, termasuk penempatan kader senior lainnya.

"Internal kami sudah membahas ini, termasuk menjalin komunikasi dengan fraksi lain. Kami merekomendasikan Anas Karno untuk menduduki salah satu kursi pimpinan komisi," terang Syaifuddin.

Dengan mengalirnya dukungan politik dan tuntasnya tahapan di tingkat partai, suksesi kepemimpinan di DPRD Kota Surabaya kini hanya tinggal menunggu hitungan hari hingga SK Gubernur Jawa Timur diterbitkan.

Quote