Jakarta, Gesuri.id - Rentetan dugaan keracunan setelah konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Timur menjadi alarm keras bagi pemerintah. Karena itu, Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD Jawa Timur mendorong evaluasi total terhadap seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan program MBG tidak berubah menjadi sumber kekhawatiran bagi siswa, santri, sekolah dan orang tua.
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Hari Yulianto, menilai program MBG harus dikawal bukan hanya dari sisi jumlah makanan yang disalurkan, tetapi terutama dari aspek keamanan pangan.
Program Makan Bergizi Gratis harus benar-benar menjadi instrumen peningkatan kualitas gizi anak. Jangan sampai program yang bertujuan baik justru menimbulkan kekhawatiran akibat berulangnya kasus dugaan keracunan makanan, tegasnya, Kamis (3/9).
Menurut Hari yang juga anggota Komisi E ini, pemerintah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola SPPG, mulai dari keamanan bahan baku, proses memasak, pengemasan, suhu makanan, distribusi hingga mekanisme pemberian sanksi.
Baca:Kisah PerjuanganGanjardari Mahasiswa Sampai Jadi Capres