Ikuti Kami

Dorong Swasembada Pangan, Lesty Putri Utami Kawal Program Irigasi Petani Marga Kaya

Salah satu prioritas utama masyarakat adalah pengadaan jaringan irigasi air tanah guna menunjang produktivitas lahan pertanian.

Dorong Swasembada Pangan, Lesty Putri Utami Kawal Program Irigasi Petani Marga Kaya
Anggota DPRD Provinsi Lampung, Lesty Putri Utami.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPRD Provinsi Lampung, Lesty Putri Utami, menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) sekaligus Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Desa Marga Kaya, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, Sabtu (29/8).

​Ratusan warga memadati lokasi acara sejak pukul 10.00 WIB. Pertemuan tatap muka ini dimanfaatkan Lesty untuk menyampaikan materi wawasan kebangsaan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
​"Kegiatan sosialisasi perda dan pembinaan ideologi Pancasila ini rutin digelar DPRD Provinsi Lampung sebanyak dua kali setiap bulan," ujar Lesty.

​Srikandi PDI Perjuangan ini menjelaskan, kedatangannya ke Desa Marga Kaya juga bertujuan menindaklanjuti usulan warga yang sebelumnya diserap melalui jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan setempat.

Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres

Salah satu prioritas utama masyarakat adalah pengadaan jaringan irigasi air tanah guna menunjang produktivitas lahan pertanian.

​Lesty mengungkapkan, program pengairan tersebut kini sudah masuk tahap survei oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Program ini diusung bersama Anggota DPR RI asal Lampung, Mukhlis Basri, sebagai bentuk sinergi pusat dan daerah untuk mendorong swasembada pangan.

​"Alhamdulillah, aspirasi ini didorong ke pusat melalui Pak Mukhlis Basri. Program pengelolaan air ini disiapkan untuk mengairi sekitar 30 hingga 40 hektare lahan persawahan di Marga Kaya," jelasnya.

Baca: Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo

​Ia menegaskan, penguatan jaringan irigasi menjadi krusial untuk menjaga ketahanan pangan dan membantu keberlangsungan hidup petani lokal. Mengingat program ini bersumber dari pusat, pengawasannya akan terus dikawal agar terealisasi tepat waktu.

​"Saat ini prosesnya sudah masuk tahap survei. Kita akan pantau terus tahapan selanjutnya karena program pemberdayaan pertanian dari pemerintah pusat ini ditargetkan terealisasi tahun 2026 ini," tegas Lesty.

​Melalui program jaringan irigasi air tanah tersebut, puluhan hektare sawah di Desa Marga Kaya diharapkan tidak lagi terkendala pasokan air, sehingga indeks pertanaman dan hasil panen petani setempat dapat meningkat signifikan.

Quote