Kawal Parkir Berbasis AI di Surabaya, Eri Irawan: Sistem Ini Tidak Bisa Bohong

Teknologi ini disiapkan untuk memvalidasi pendapatan sekaligus memperkuat transparansi retribusi guna menekan potensi kebocoran anggaran.
Jum'at, 03 Juli 2026 23:20 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Surabaya, Gesuri.id Komisi C DPRD Kota Surabaya mengawal ketat penerapan sistem pengawasan parkir berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai bagian dari pembenahan total ekosistem perparkiran di Kota Pahlawan.

Teknologi ini disiapkan untuk memvalidasi pendapatan daerah sekaligus memperkuat transparansi retribusi guna menekan potensi kebocoran anggaran.

​Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Eri Irawan, menyatakan bahwa pengawasan berbasis AI merupakan langkah progresif lanjutan. Kebijakan ini diterapkan setelah pemerintah daerah menarik peredaran karcis manual dan memperluas sistem pembayaran digital melalui QRIS, uang elektronik, serta voucher parkir resmi.

Baca:Ini 7 Fakta Unik Menarik TentangGanjarPranowo

​Saat ini, Pemkot Surabaya tengah menguji coba CCTV berbasis AI di dua lokasi proyek percontohan (pilot project), yakni kawasan Taman Bungkul dan area parkir sekitar Balai Kota Surabaya. Sistem cerdas tersebut dirancang untuk menghitung Satuan Ruang Parkir (SRP) serta volume kendaraan yang masuk secara otomatis, yang kemudian dicocokkan dengan laporan riil petugas di lapangan.

Baca juga :