Kesejahteraan Merosot di Tengah Risiko Tinggi, Edy Wuryanto Desak Keadilan Tunjangan Nakes

Sebaliknya, kesejahteraan para garda terdepan di sektor kesehatan ini dinilai justru semakin merosot.
Jum'at, 26 Juni 2026 13:59 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id Beban kerja berat, tanggung jawab terhadap nyawa manusia, hingga tingginya bayang-bayang risiko hukum tak lantas membuat kesejahteraan tenaga medis dan tenaga kesehatan (nakes) terjamin.

Sebaliknya, kesejahteraan para garda terdepan di sektor kesehatan ini dinilai justru semakin merosot.

Sorotan tajam tersebut dilontarkan oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, dalam Rapat Kerja bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/6).

Baca:Perjalanan HidupGanjarPranowo Lengkap dengan Rekam Jejak

Edy menegaskan bahwa profesi nakes memiliki karakteristik khusus yang berbeda dari profesi lain. Perjalanan mereka tidaklah instan; mulai dari menempuh pendidikan yang panjang, uji kompetensi, hingga perizinan praktik yang ketat. Namun, realita di lapangan kerap tidak sebanding dengan beban tersebut.

Baca juga :