Ketok APBD 2026, DPRD DKI Minta Pemprov Prioritaskan Banjir, Sampah, dan Makam

Yuke menegaskan agar penanganan dilakukan secara preventif, bukan reaktif.
Selasa, 15 September 2026 21:01 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memfokuskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 pada tiga isu krusial warga: penanggulangan banjir, pengelolaan sampah, serta penyediaan lahan pemakaman.

​Menurut Yuke, langkah mitigasi banjir harus dipercepat mengingat Jakarta diproyeksikan mulai memasuki musim hujan pada periode Oktober hingga Desember. Ia menegaskan agar penanganan dilakukan secara preventif, bukan reaktif.

Baca:GanjarBangga dengan Kualitas Bahan Aspal Karya Anak Bangsa

​Kami mendorong agar seluruh kesiapan menghadapi musim hujan benar-benar diperhatikan, mulai dari pemeliharaan drainase, kesiapan pompa, normalisasi saluran, hingga langkah mitigasi lainnya. Jangan sampai penanganan baru bergerak setelah banjir terjadi, ujar Yuke di Jakarta, Selasa (15/9/2026).

​Selain banjir, Yuke juga menyoroti krisis pengelolaan sampah yang kian mendesak. Pembatasan kuota pembuangan ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang mengakibatkan penumpukan sampah yang belum terangkut di sejumlah titik wilayah Jakarta.

Baca juga :