Jakarta, Gesuri.id — Di tengah berlangsungnya pencarian korban insiden KMP Virgo Transport 08, keakuratan data manifes kapal menjadi perhatian serius.
Ketua DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri, mendesak verifikasi total terhadap data penumpang dan awak kapal guna memastikan arah operasi pencarian Tim SAR gabungan tepat sasaran.
KMP Virgo Transport 08 bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menuju Banjarmasin dengan membawa setidaknya 243 penumpang. Kepastian angka tersebut menjadi pijakan vital bagi Tim SAR dalam menghitung jumlah korban yang berhasil dievakuasi maupun yang masih hilang.
Baca: Ganjar Pranowo Sosok Pemimpin yang Disukai Semua Kalangan
Pria yang akrab disapa Kaji Ipuk ini menegaskan bahwa verifikasi manifes bukan sekadar urusan administrasi, melainkan acuan krusial dalam menyampaikan informasi kepada keluarga korban yang tengah menanti kejelasan.
"Kami berharap data manifes benar-benar diverifikasi hingga ditemukan angka yang akurat. Ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan komunikasi kepada keluarga korban," ujar Syaifuddin, Senin (14/9).
Syaifuddin menekankan agar operasi pencarian tetap menjadi prioritas utama. Ia mendorong Tim SAR gabungan bekerja maksimal untuk melacak keberadaan penumpang yang belum ditemukan.
"Jumlahnya sangat banyak. Kami sangat prihatin dan berharap Tim SAR bisa bekerja optimal. Mari kita doakan bersama," lanjutnya.
Ia juga menyoroti pentingnya ketelitian pihak penyedia jasa angkutan laut dalam mencatat penumpang demi keselamatan pelayaran. Menurutnya, manifes harus mencerminkan kondisi riil di lapangan saat kapal berangkat.
Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres
"Persoalan ini tidak bisa dianggap remeh karena menyangkut nyawa manusia," tegas Syaifuddin.
Guna mempercepat proses validasi, Syaifuddin mengimbau masyarakat yang merasa anggotanya menjadi penumpang kapal tersebut untuk mendatangi Pos Pendataan di Pelabuhan Tanjung Perak. Ia juga meminta Pemerintah Kota Surabaya menyiagakan tim pendampingan psikologis serta pendataan bagi keluarga korban.
Hingga Minggu sore, sebanyak 153 dari total 243 penumpang yang tercatat dalam manifes dilaporkan berhasil dievakuasi.

















































































