Jakarta, Gesuri.id -Anggota Komisi II DPR RI, Komarudin Watubun, mengungkapkan sekitar 2.400 calon penerima Program Indonesia Pintar (PIP) di Papua Tengah telah lolos proses verifikasi dari total 10.000 kuota beasiswa yang diajukannya sebagai legislator dari daerah pemilihan (Dapil) Papua Tengah. Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu.
Awalnya saya minta bantuan 10.000 beasiswa PIP untuk Papua Tengah, tetapi setelah diverifikasi, yang disetujui sekitar 2.400-an orang, kata Komarudin di Nabire, dikutip Kamis (23/7/2026).
Komarudin menjelaskan, Program Indonesia Pintar memiliki manfaat besar bagi para pelajar di Papua, khususnya di Papua Tengah. Namun, banyak calon penerima belum dapat memperoleh bantuan tersebut karena terkendala persoalan administrasi kependudukan yang belum lengkap atau belum terverifikasi.
Menurut politisi PDI Perjuangan itu, penyaluran berbagai program bantuan pemerintah mensyaratkan data penerima harus terhubung dengan sistem administrasi kependudukan yang dikelola Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
Karena bantuan seperti ini harus terakses dengan data Dukcapil. Kementerian lain memiliki data, tetapi harus masuk ke data resmi Dukcapil, ujarnya.