Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPR RI Puan Maharani kembali memperjuangkan bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) bagi pelajar di Jawa Tengah.
Sebanyak 77 siswa SMK Kristen 5 Klaten menerima dana bantuan pendidikan PIP aspirasi sebesar Rp1.800.000 per siswa yang disalurkan secara simbolis oleh Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Kadarwati, SH., MH, dalam acara di aula SMK Kristen 5 Klaten, Rabu (5/8/2026).
”Jadi dana bantuan untuk pendidikan berupa Program Indonesia Pintar (PIP) ini adalah wujud nyata dari semangat estafet gotong royong dari para anggota DPRD Kabupaten, dilanjutkan anggota DPRD Provinsi dan akhirnya diperjuangkan oleh Ketua DPR RI,” kata Hj. Kadarwati.
Dalam kesempatan tersebut, Kadarwati menjelaskan bahwa Puan Maharani memiliki perhatian besar terhadap kemajuan pendidikan masyarakat.
Menurutnya, kepedulian tersebut diwujudkan melalui perjuangan memperoleh alokasi anggaran Program Indonesia Pintar bagi sekitar 7.000 pelajar di Jawa Tengah, sekaligus menjadi bentuk nyata semangat gotong royong yang dijalankan kader PDI Perjuangan dari tingkat daerah hingga nasional.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan hasil penjaringan usulan calon penerima di tingkat kabupaten oleh anggota DPRD Kabupaten Klaten Fraksi PDI Perjuangan, yang kemudian diteruskan oleh anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah sebelum akhirnya diperjuangkan di DPR RI oleh Ketua DPR RI Puan Maharani.
Sementara itu, Kepala SMK Kristen 5 Klaten, Frisca Pra Utami Dewi, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Puan Maharani terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi para siswa di sekolah yang dipimpinnya.
”Terima kasih kepada Mbak Puan Maharani yang telah memperjuangkan aspirasi dari bawah untuk kelancaran bantuan dana pendidikan untuk 77 siswa siswi SMK Kristen 5 Klaten. Tahun ini jumlah penerima program PIP di sekolah kami cukup banyak yaitu 77 siswa,” ungkap Frisca.
Frisca menuturkan, pada tahun-tahun sebelumnya siswa SMK Kristen 5 Klaten juga menerima bantuan PIP, namun jumlah penerimanya masih terbatas. Tahun ini, pihak sekolah memperoleh informasi secara langsung mengenai penyaluran PIP aspirasi sehingga lebih banyak siswa yang dapat merasakan manfaat program tersebut.
”Kalau tahun tahun sebelumnya siswa kami juga ada yang menerima dana PIP ini, tetapi jumlahnya hanya sedikit. Itupun pihak sekolah tidak tahu menahu. Kalau tahun ini, kami diberitahu bahwa ada siswa siswi kami yang menerima dana PIP aspirasi dari Mbak Puan sejumlah 77 siswa,” pungkas Frisca.

















































































