Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Irine Yusiana Roba Putri, S.Sos., M.Comn & Media St., menegaskan Program Indonesia Pintar (PIP) bukan hanya bantuan pendidikan, tetapi juga bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat atas pelaksanaan program aspirasi yang dipercayakan kepadanya.
Hal itu disampaikan saat menyerahkan bantuan PIP kepada 68 siswa di SD Negeri Tutuling Jaya, Kecamatan Wasile Timur, Kabupaten Halmahera Timur, baru-baru ini.
“Sebagai bagian dari laporan kepada Bapak, Ibu, dan saudara sekalian sebagai warga yang saya layani, saya ingin menyampaikan bahwa pada Tahun 2026 ini, tim Irine Center menyalurkan beasiswa PIP kepada 7.129 siswa jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK di Provinsi Maluku Utara,” ujar Irine, dikutip Sabtu (1/8/2026).
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari program aspirasi Anggota DPR RI yang disalurkan melalui Irine Center sebagai bentuk nyata dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Provinsi Maluku Utara.
Irine menjelaskan, sepanjang Tahun Anggaran 2026, Program Indonesia Pintar yang disalurkan melalui Irine Center telah menjangkau 240 sekolah yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Maluku Utara dengan total anggaran mencapai Rp3,4 miliar. Dana tersebut diperuntukkan membantu peserta didik dari keluarga yang membutuhkan agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.
Menurut Irine, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat menentukan masa depan daerah. Karena itu, dukungan kepada peserta didik harus terus diperkuat agar tidak ada anak yang kehilangan kesempatan belajar hanya karena keterbatasan ekonomi.
Program Indonesia Pintar (PIP) sendiri bertujuan membantu memenuhi berbagai kebutuhan pendidikan siswa, mulai dari perlengkapan sekolah hingga biaya penunjang belajar. Kehadiran program ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi belajar, menekan angka putus sekolah, serta membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak untuk meraih cita-cita.
Penyaluran PIP di Kabupaten Halmahera Timur menjadi salah satu wujud keberpihakan terhadap dunia pendidikan. Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan wakil rakyat di DPR RI, diharapkan semakin banyak generasi muda Maluku Utara memperoleh akses pendidikan yang layak sehingga tumbuh menjadi sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan siap membangun daerah di masa depan.

















































































