Koster Minta Kebutuhan Anak di Panti Asuhan Bali Dibiayai Penuh Lewat APBD

Dengan demikian, pengelolaan panti tidak lagi terbebani oleh urusan pencarian dana operasional mandiri.
Sabtu, 19 September 2026 21:15 WIB Jurnalis - Kristin Tambunan

Denpasar, Gesuri.id Gubernur Bali Wayan Koster meminta agar seluruh kebutuhan dasar anak-anak yang tinggal di panti asuhan dapat dipenuhi secara penuh melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dengan demikian, pengelolaan panti tidak lagi terbebani oleh urusan pencarian dana operasional mandiri.

Pernyataan tersebut disampaikan Koster saat menghadiri acara Penyerahan Dokumen Kependudukan bagi Anak Terlantar di Gedung Nari Graha, Denpasar. Ia menegaskan bahwa pemenuhan hak anak-anak asuh merupakan kewajiban konstitusional negara yang harus diambil alih oleh pemerintah daerah.

Kebutuhan hariannya terpenuhi dengan layak. Makannya, minumnya, segala macam, pakaiannya, kesehatannya, pendidikannya, jangan sampai ada yang tertinggal, ujar Koster.

Baca:Perjalanan HidupGanjarPranowo Lengkap dengan Rekam Jejak

Menurutnya, pihak yayasan yang selama ini telah berbuat mulia dalam merawat anak terlantar tidak seharusnya dibebani tanggung jawab finansial untuk mencari dana ke berbagai pihak. Pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten/kota wajib berkolaborasi untuk menghitung kebutuhan tahunan seluruh panti asuhan secara komprehensif.

Baca juga :