Krisantus Percepat Realisasi Pengerukan Alur Pelayaran Sungai Kapuas di Pelabuhan Pontianak

Persoalan ini sudah menyangkut hajat hidup orang banyak.
Sabtu, 08 Agustus 2026 22:00 WIB Jurnalis - Syahrul Arsyad

Jakarta, Gesuri.id - Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menegaskan pengerukan alur pelayaran Sungai Kapuas di Pelabuhan Pontianak merupakan kebutuhan mendesak yang harus segera direalisasikan.

Menurutnya, pendangkalan alur pelayaran tidak lagi sekadar persoalan teknis kepelabuhanan, tetapi telah berdampak terhadap distribusi logistik, pelayanan publik, keselamatan pelayaran, hingga stabilitas perekonomian daerah.

Pernyataan itu disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Pembahasan Rencana Pengerukan Alur Pelayaran Pelabuhan Pontianak di Aula Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (5/8/2026).

Persoalan ini sudah menyangkut hajat hidup orang banyak. Karena itu, saya mempertemukan seluruh pemangku kepentingan untuk merumuskan solusi konkret agar aktivitas pelayaran, distribusi logistik, dan roda perekonomian Kalimantan Barat tidak terus-menerus terganggu, tegas Krisantus.

Dalam rapat tersebut terungkap bahwa kasus kapal kandas akibat pendangkalan alur pelayaran terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024 tercatat 87 kasus, meningkat menjadi 102 kasus pada 2025, sedangkan hingga Juli 2026 telah terjadi 56 kasus.

Baca juga :