Ikuti Kami

Angga Aditya Nugraha Dorong Pj Sekda Kotim Perkuat OPD dan Percepat Realisasi Program

“Harapan kita, Pj Sekda yang baru bisa menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan maksimal."

Angga Aditya Nugraha Dorong Pj Sekda Kotim Perkuat OPD dan Percepat Realisasi Program
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Angga Aditya Nugraha.

Jakarta, Gesuri.id - Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Angga Aditya Nugraha, mendorong Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim yang baru memperkuat koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) guna mempercepat pelaksanaan berbagai program pemerintah daerah di pengujung tahun 2026.

“Harapan kita, Pj Sekda yang baru bisa menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan maksimal. Khususnya, kegiatan-kegiatan yang sudah diprogram dan dibahas sebelumnya dapat berjalan lancar tanpa hambatan,” kata Ketua Komisi I DPRD Kotim Angga Aditya Nugraha di Sampit, Selasa (15/9/2026).

Menurut Angga, Pj Sekda memiliki posisi strategis dalam memastikan koordinasi antar-pimpinan OPD berjalan efektif. Peran tersebut diperlukan agar kebijakan kepala daerah dapat diterjemahkan menjadi program dan kegiatan yang terlaksana di lapangan.

Koordinasi menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan karena sejumlah program daerah melibatkan lebih dari satu perangkat daerah. Sinergi antar-OPD dibutuhkan agar tidak terjadi hambatan pelaksanaan maupun keterlambatan dalam mencapai target yang telah ditetapkan.

Angga berharap Pj Sekda dapat menjadi penghubung yang efektif antara kepala daerah dan seluruh jajaran OPD. Dengan demikian, setiap kebijakan dapat segera ditindaklanjuti sesuai tugas dan kewenangan masing-masing perangkat daerah.

“Pj Sekda merupakan salah satu leading sector dalam alur koordinasi seluruh pimpinan OPD. Harapannya, dengan adanya sinergi antar-OPD di bawah koordinasi Pj Sekda, setiap kebijakan pemerintah daerah dapat segera dilaksanakan dan direalisasikan,” ujarnya.

Menurutnya, Pj Sekda mempunyai tanggung jawab penting dalam membantu kepala daerah menjaga kelancaran roda pemerintahan. Namun, pergantian pejabat pada posisi tersebut dinilai tidak serta-merta memberikan perubahan terhadap pengelolaan anggaran karena masing-masing jabatan memiliki tugas dan kewenangan yang berbeda.

“Kalau pengaruh terhadap anggaran kemungkinan tidak. Tupoksi dan kewenangannya tentu berbeda. Kami berharap Pj Sekda lebih menitikberatkan pada urusan kebijakan pemerintah daerah dan fungsi koordinasi,” tuturnya.

Angga menilai kondisi tersebut membuat fungsi koordinasi semakin penting agar pembahasan kebijakan dan program pemerintah tetap berjalan selaras dengan perencanaan daerah.

DPRD Kotim juga berharap berbagai jabatan yang masih dirangkap dapat dijalankan secara optimal. Hal itu diperlukan agar pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu akibat beban tugas yang cukup besar.

Selain koordinasi pemerintahan, Angga menyebut pengembangan infrastruktur transportasi udara menjadi salah satu agenda yang perlu mendapat perhatian. DPRD mendorong percepatan peningkatan fasilitas landasan pacu Bandara Haji Asan Sampit guna memperkuat konektivitas daerah.

“Kita berharap salah satunya terkait runway pesawat agar bisa cepat terlaksana. Kami juga berharap rute penerbangan semakin bertambah,” ucap Angga.

Ia mengatakan peningkatan kapasitas dan fasilitas penerbangan memiliki dampak yang lebih luas, tidak hanya terhadap mobilitas masyarakat. Konektivitas udara yang semakin baik juga dapat mendukung aktivitas dunia usaha serta membuka peluang investasi di Kotim.

Menurut Angga, akses transportasi yang memadai menjadi salah satu faktor pendukung bagi investor dalam mempertimbangkan suatu daerah sebagai lokasi pengembangan usaha. Karena itu, pemerintah daerah perlu memastikan pembangunan infrastruktur strategis terus dikawal dan direalisasikan.

Di sisi lain, DPRD Kotim mendorong pemerintah daerah segera memproses pengisian jabatan Sekda definitif melalui mekanisme lelang jabatan. Keberadaan Sekda definitif dinilai penting untuk menjaga kesinambungan koordinasi dan administrasi pemerintahan daerah.

Angga berharap proses tersebut dilakukan secara terbuka dan sesuai ketentuan yang berlaku. Siapa pun yang nantinya terpilih diharapkan mampu menjalankan fungsi koordinasi pemerintahan secara optimal serta memperkuat sinergi antara eksekutif dan perangkat daerah.

“Kami berharap Sekda definitif dapat segera ditetapkan. Siapa pun yang nantinya terpilih, kami berharap tim eksekutif segera menggodok dan memprosesnya melalui lelang jabatan sehingga ada Sekda definitif,” pungkasnya.

Quote