Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Makassar, Andi Suhada Sappaile, menegaskan penguatan struktur partai hingga tingkat kelurahan, Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) menjadi bagian penting dalam membangun organisasi yang dekat dengan masyarakat.
“Perjuangan sebuah organisasi tidak hanya tumbuh dari pusat, tetapi berakar dari bawah dari mereka yang hadir di tengah masyarakat, dari lingkungan, RT/RW hingga kelurahan. Karena itu, struktur di bawah ini harus kita perkuat bersama,” ungkapnya, Selasa (22/9/2026).
Menurut Andi Suhada, penguatan struktur organisasi tidak hanya ditentukan oleh keberadaan pengurus di tingkat pusat maupun daerah. Struktur di tingkat bawah memiliki peran penting karena kader dan pengurus bersentuhan langsung dengan masyarakat serta mengetahui berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan masing-masing.
Ia mengatakan pendidikan politik dan rapat pleno diperluas tersebut menjadi ruang untuk menyatukan langkah sekaligus memperkuat koordinasi antarstruktur partai. Pembentukan Ranting dan Anak Ranting diharapkan tidak sekadar memenuhi struktur organisasi, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan hubungan kader dengan masyarakat.
“Kita ingin menyatukan barisan dan mengakar kuat dari RT/RW hingga kelurahan, ini yang menjadi perhatian kita bagaimana seluruh struktur bisa berjalan, saling berkoordinasi dan bersama-sama menjaga kebersamaan dalam menjalankan organisasi,” ujarnya.
Legislator dua periode tersebut menambahkan, konsolidasi organisasi diperlukan agar komunikasi antara pengurus di berbagai tingkatan dapat berjalan lebih baik. Dengan terbentuknya struktur hingga tingkat bawah, koordinasi internal diharapkan semakin mudah dilakukan.
Selain membahas pembentukan struktur Ranting dan Anak Ranting, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pendidikan politik bagi jajaran kader dan pengurus. Pendidikan politik dinilai penting untuk memperkuat pemahaman kader mengenai organisasi serta peran mereka di tengah masyarakat.
Menurutnya, kader yang berada di tingkat bawah merupakan bagian penting dalam keberlangsungan organisasi. Mereka tidak hanya menjalankan fungsi organisasi, tetapi juga menjadi penghubung yang berinteraksi langsung dengan masyarakat di lingkungan masing-masing.
“Jadi bukan hanya struktur yang kita bentuk, tetapi bagaimana struktur itu kemudian hidup dan bekerja. Kader-kader yang ada di bawah harus memahami tugasnya, kemudian mampu membangun komunikasi dengan masyarakat di wilayah masing-masing,” katanya.
Andi Suhada mengatakan Rapat Pleno Diperluas juga diharapkan dapat memperkuat kebersamaan jajaran pengurus DPC dan PAC. Konsolidasi tersebut menjadi momentum untuk menyamakan langkah dalam menjalankan agenda organisasi di Kota Makassar.
Ia menilai penguatan organisasi dari tingkat bawah perlu dilakukan secara berkelanjutan. Keberadaan struktur yang dekat dengan masyarakat dinilai akan memudahkan partai dalam mendengar dan memahami berbagai aspirasi yang berkembang di lingkungan warga.
“Yang paling penting adalah kebersamaan, kita ingin seluruh jajaran bergerak dalam satu koordinasi dari DPC, PAC, Ranting sampai Anak Ranting harus saling menguatkan. Dengan begitu, organisasi bisa berjalan lebih baik dan tetap hadir di tengah masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap proses pembentukan Ranting dan Anak Ranting dapat berjalan dengan baik di seluruh wilayah Kota Makassar. Seluruh jajaran partai juga diminta menjaga komunikasi dan koordinasi dalam proses penguatan struktur tersebut.
Kegiatan Pendidikan Politik dan Rapat Pleno Diperluas itu mengusung tema “Menyatukan Barisan, Mengakar Kuat dari RT/RW hingga Kelurahan”. Tema tersebut menegaskan arah konsolidasi organisasi PDI Perjuangan Makassar yang menempatkan penguatan struktur di tingkat bawah sebagai bagian penting dalam menjalankan organisasi.
Melalui penguatan struktur hingga tingkat Ranting dan Anak Ranting, DPC PDI Perjuangan Makassar berharap koordinasi organisasi semakin kuat dan hubungan kader dengan masyarakat dapat terus terjaga.

















































































